Selasa, 25 Januari 2011

Liburan Sekolah yg menyenangkan :D

Assallamulaikum wr.wb

Pada Liburan tahun ini saya & keluarga - keluarga saya  pergi Liburan ke lampung :)
keluarga tsb terdiri dari :
- Ayah saya, Ibu saya, Kakak Saya & Saya sendiri  
- Paman, Bibi, Serta 3 Sepupu Saya ..
Kami berangkat pukul 20.00 dari palembang .
kami pun menempuh perjalanan sekitar 10  jam,
perjalanan yg cukup lama karena kami sempat berhenti" unutuk makan dan sholat,
dan perjalanan kami  sempat terhenti juga krna kami sempat pecah ban pada pukul 02.00 ( tengah malam ) di tempat yg rawan pembunuhan :'( 

betapa takut dan cemas kami saat kejadian itu, untuk mengatasi itu kami pun memenjatkan doa" untuk keselamatan kami ..
untung saja kami membawa "ban serep", dan ketika itu juga ban yg pecah itu pun diganti,

buth waktu 1 jam untuk mengganti ban tsbut .
setelah itu, kami pun kembali berjalan ..
dan setelah pukul 05.00 ( subuh ) kami pun tiba di "LAMPUNG" ..
dan kami pun langsung menyari penginapan , untuk mengatasi kelelaha,
setelah bertemu penginapan yaitu "KALIANDA HOTEL" .
Mengapa kami memilih tempat hotel tersebut ?
karena hotel tersebut sangat-sangat dekat dgn "PANTAI KALIANDA" ( sebelahan malahan )
kami pun langsung cek-in untuk menginap disana ..
setelah pukul 09.00 ( pagi ) kami pun langsung sarapan pagi bersama dan setelah itu kami pun langsung pergi ke pantai untuk bermain & bersenang-senang,  pantai tersebut berada di samping hotel yg kami nginap ..
setelah capek bermain di pantai kami pun makan siang bersama di hotel tsb .
setelah itu kami pun berkumpul untuk bercerita sambil ketawa ria .
setelah malam tiba sekitar pukul 19.00 kami pun kembali ke kamar masing-masing untuk tidur ..
Setelah keesokan harinya kami pun tidak keluar kemana-mana hanya di hotel saja ..
Setelah keesokan harinya lagi kami pun pergi ke pasar "RAJABASA" untuk berbelanja ..
setelah itu kami pun ke tempat berbelanja oleh-oleh khas Lampung ..
oleh-oleh khas Lampung yaitu Keripik Pisang yg beraneka ragam rasa .
Keesokan harinya, kami pun menghabiskan waktu seharian untuk berenang di WATERBOOM "LEMBAH HIJAU" ..


setelah sore kami pun kembali ke hotel lagi ..
Setelah kira-kira 5 hari berada di "Lampung", kami pun pulang ke Palembang, karena paman saya sudah masuk bekerja seperti biasanya ..
Sekian cerita Liburan dari saya ..
Wassalammualikum wr.wb :D

Jumat, 19 November 2010

Sejarah Uang :D

Uang yang kita kenal sekarang ini telah mengalami proses perkembangan yang panjang. Pada mulanya, masyarakat belum mengenal pertukaran karena setiap orang berusaha memenuhi kebutuhannnya dengan usaha sendiri. Manusia berburu jika ia lapar, membuat pakaian sendiri dari bahan-bahan yang sederhana, mencari buah-buahan untuk konsumsi sendiri; singkatnya, apa yang diperolehnya itulah yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya.

Perkembangan selanjutnya mengahadapkan manusia pada kenyataan bahwa apa yang diproduksi sendiri ternyata tidak cukup untuk memenuhui seluruh kebutuhannya. Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri, mereka mencari orang yang mau menukarkan barang yang dimiliki dengan barang lain yang dibutuhkan olehnya. Akibatnya muncullah sistem barter', yaitu barang yang ditukar dengan barang.

Namun pada akhirnya, banyak kesulitan-kesulitan yang dirasakan dengan sistem ini. Di antaranya adalah kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga mau menukarkan barang yang dimilikinya serta kesulitan untuk memperoleh barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai pertukaran yang seimbang atau hampir sama nilainya. Untuk mengatasinya, mulailah timbul pikiran-pikiran untuk menggunakan benda-benda tertentu untuk digunakan sebagai alat tukar. Benda-benda yang ditetapkan sebagai alat pertukaran itu adalah benda-benda yang diterima oleh umum (generally accepted), benda-benda yang dipilih bernilai tinggi (sukar diperoleh atau memiliki nilai magis dan mistik), atau benda-benda yang merupakan kebutuhan primer sehari-hari; misalnya garam yang oleh orang Romawi digunakan sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran upah. Pengaruh orang Romawi tersebut masih terlihat sampai sekarang; orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa Latin salarium yang berarti garam.

Meskipun alat tukar sudah ada, kesulitan dalam pertukaran tetap ada. Kesulitan-kesulitan itu antara lain karena benda-benda yang dijadikan alat tukar belum mempunyai pecahan sehingga penentuan nilai uang, penyimpanan (storage), dan pengangkutan (transportation) menjadi sulit dilakukan serta timbul pula kesulitan akibat kurangnya daya tahan benda-benda tersebut sehingga mudah hancur atau tidak tahan lama.

Kemudian muncul apa yang dinamakan dengan uang logam. Logam dipilih sebagai alat tukar karena memiliki nilai yang tinggi sehingga digemari umum, tahan lama dan tidak mudah rusak, mudah dipecah tanpa mengurangi nilai, dan mudah dipindah-pindahkan. Logam yang dijadikan alat tukar karena memenuhi syarat-syarat tersebut adalah emas dan perak. Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money). Artinya, nilai intrinsik (nilai bahan) uang sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut). Pada saat itu, setiap orang berhak menempa uang, melebur, menjual atau memakainya, dan mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.

Sejalan dengan perkembangan perekonomian, timbul kesulitan ketika perkembangan tukar-menukar yang harus dilayani dengan uang logam bertambah sementara jumlah logam mulia (emas dan perak) sangat terbatas. Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar sehingga diciptakanlah uang kertas

Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat/perantara untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, uang kertas yang beredar pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emas atau perak yang disimpan di pandai emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Pada perkembangan selanjutnya, masyarakat tidak lagi menggunakan emas (secara langsung) sebagai alat pertukaran. Sebagai gantinya, mereka menjadikan 'kertas-bukti' tersebut sebagai alat tukar.

Sabtu, 06 November 2010

Biodata :D






Nama : Lisa Purnama Putri
Birtdays : Palembang, 16 Oktober 1996
Alamat : Jl. Kasnariansya, lrg. lbk sari no. 1470